Jodoh

Tak kusangka aku telah menulis beberapa tulisan yang belum ku-upload dan terdapat di draft wp ini, saat aku mengecek tulisanku ternyata sudah 1 tahun saya tidak menulis di WP. Kebetulan topik kali ini adalah jodoh, banyak hal yang bisa kujelaskan kepada semua orang yang belum memiliki jodoh, paling tidak tulisan sebelum aku menikah dan tulisan setelah aku menikah. Sangat jelas terdapat perbedaan pemikiran pada tulisan sebelum aku menikah, ada perbedaan di paragraf 1 dan 2 pada tulisan jodoh sebelum saya menikah.

Tulisan dan Pemikiran Saya Sebelum Menikah (April 2014)

Jodoh sangat sulit jika dibicarakan, akan lebih sulit saat kita membahasnya dengan sesama / kolega/ keluarga. Mereka pasti akan memiliki pendapat masing-masing. Hehm saya tidak menyarankan untuk pusing, karena saya sendiri saat ini belum menikah alias tidak memiliki jodoh. Karena bagi saya jodoh itu adalah ditangan Allah, dan tidak ada seorang pun mengetahui jalan cerita dari Jodoh kita masing-masing, Jodoh juga berkaitan dengan kedewasaan berfikir dan bertindak. Jika saat ini saya belum menikah berarti ini juga menjadi salah satu faktor yang menunjukkan bahwa saya belum siap, dan saya tidak menyangkal hal tersebut. Ok marilah kita berpatokan pada hal-hal di bawah ini untuk memudahkan anda mengerti mengenai jodoh anda sendiri.

  1. Jodoh hanya di tangan Allah
  2. Jika anda memilih jodoh maka pilihlah dari 4 perkara, jika tidak maka yang baik agamanya
  3. Hati anda menginginkan sesuatu namun belum tentu ia adalah jodoh anda
  4. Perbanyak dzikir, sholawat nabi, dan bacaan Al-Quran atau bacalah Al-Quran
  5. Jodoh itu seperti rezeki, jodoh itu seperti buku kehidupan, dan tidak akan dibuka kepada siapapun, tetap berada di balik pintu langit Maha Besar Allah
  6. Yakin adalah salah satu tanda dari jodoh
  7. Hehm aku selalu terhenti di angka ke tujuh

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram bersamanya, dan dijadikanNya diantara kamu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian terdapat tanda-tanda (kekuasananNya) bagi kaum yang berfikir”. (QS. Ar-Ruum:30).

Mungkin surat di atas dapat menjelaskan keraguan di angka ke tujuh. Ini tidak ada hubungannya dengan angka, atau nomer, karena ini bukanlah main main. “Dari jenismu sendiri”, mungkin jika kita orang biasa akan bertemu dengan orang biasa, kita orang yang A maka akan bertemu dengan A. Hehm tapi aku rada tidak setuju juga sih. yang paling aku anut adalah “jodoh ada di tangan Allah”, jadi apapun kondisimu sekarang, “Jodoh ada di tangan Allah”. Mungkin dan dimungkinkan akan bertemu Jodoh yang sebenarnya bagi semua orang. Berdoalah dan bacalah Al-Quran.

Aku menyadari bahwa aku terlalu naif atau terlalu tidak berilmu jika membahas mengenai topik ini, aku tidak memiliki dasar agama yang bagus untuk kitab jodoh. Aku tidak memiliki record untuk menjodohkan seseorang😀. Tapi yang pasti aku tidak memiliki niat buruk terhadap siapa pun mengenai hal ini, atau dengan kata lain aku tak pernah berniat mempermainkan hati sesorang wanitapun. Ada pertimbangan atau pemikiran yang akan membuat orang yang menyayangiku menangis, dan aku tidak ingin membuat orang yang benar-benar aku sayangi menangis. Hati itu lembut namun dapat sekeras batu, sedangkan batu dapat berlubang dengan tetesan air terus menerus, sayangnya hati yang tertutup rapat tidak akan mengetahui hal ini. Demi Allah aku menyayangi seseorang, dan aku tidak bisa mengatakan hal ini. Tanganku bergetar mengetik hal ini, bukan semacam puisi masa lalu. Semakin aku memikirkan semakin semakin dadaku terasa sakit, paling tidak saat aku mengetik hatiku merasa tenang, saat berdoa hatiku merasa kumiliki. Bagiku cobaan yang paling berat dan perasaan yang paling sakit adalah rasa cinta yang belum tersampaikan, aku titipkan dia kepadaMu, jika tidak bisa bertemu lagi aku kembalikan dia KepadaMU.

Tugas manusia adalah berdoa, mohon dijauhkan dari syaitan yang sangat mudah masuk ke dalam hati manusia. Sangat sulit mengatakan jodoh jika masih ada syaitan yang masuk ke dalam dada manusia, oleh karena itu hanya Allah yang Mengetahuinya. Hati adalah tempat paling kotor dalam darah manusia, hati tempat penyaringan darah dari arteri hingga vena dan seterusnya. Tapi mengapa hati ini yang sangat mempengaruhi jodoh? karena jodoh bukanlah barang yang bisa dilihat atau dipilih, tidak pula bisa masuk ke dalam katalog buku. Jodoh itu yakin, tapi hati adalah hati, dan yakin adalah topik yang berbeda. Yakin sangat berbeda tipis dengan keras keras kepala. Keras kepala sangat berbeda tipis dengan ambisi. ambisi sangat berbeda tipis dengan nafsu syaitan. Ya Allah jauhkan keluargaku dari api neraka, jauhkanlah orang yang aku sayangi dari api neraka, jangan biarkan Ibuku menangisiku, jangan biarkan istri dan anak cucuku menjadi bahan bakar api neraka, Ya Allah pertemukan aku dengan kaum-kaum yang memegang teguh Al-Quran dan Sunnah Rasulmu. Ya Allah berilah kami semua yang membaca tulisan ini, jodoh-jodoh yang terbaik, yang mampu berhijrah ke Jalan Lurusmu. Ya Allah jauhkanlah kami dari jodoh-jodoh yang dekat dengan syaitan dan jodoh-jodoh yang mengajak kemungkaran ataupun kemunafikan, dan jodoh-jodoh yang bukan terbaik, dan janganlah pertemukan kami kembali dengan mereka. Kami menginginkan Islam ke dalam dada kami, Islam menjadi jalan hidup kami, Al-Quran sebagai pedoman hidup, dan Sunnah Rasul sebagai contoh dan pendukung keputusan kehidupan kami. Ampunilah kami dan terimalah taubat seluruh pembaca tulisan ini,  ampunilah kami dan terimalah taubat kami. Sholawat yang tak terhingga kepada nabi Muhammad SAW. Hanya Engkaulah yang mampu membalikkan semua hati, hanya engkaulah Maha Pengampun, Hanya Engkaulah Yang Maha Besar, Hanya Engkau yang mampu membalikkan sesuatu yang  tidak mungkin menjadi mungkin, Hanya Engkau yang menghapuskan berisi menjadi kosong dan sebaliknya, Hanya Engkau yang mengetahui masa yang akan datang maka lewatkanlah aku jalan yang lain jika jalanku hari ini tidak memiliki kebaikan di masa depan.

maka teguhkanlah iman kami dan tegakkanlah hati kami. Aku berserah diri kepadaMu. “Maka nikmat Tuhanmu mana yang kau dustakan”.

1. (Rabb) Yang Maha Pemurah, (QS. 55:1)
2. Yang telah mengajarkan Al-Qur’an. (QS. 55:2)
3. Dia menciptakan manusia, (QS. 55:3)
4. Mengajarnya pandai berbicara. (QS. 55:4)
5. Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan. (QS. 55:5)
6. Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya. (QS. 55:6)
7. Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan). (QS. 55:7)
8. Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu. (QS. 55:8)
9. Dan tegakkanlah timbangan dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu. (QS. 55:9)
10. Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk(Nya), (QS. 55:10)
11. di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang. (QS. 55:11)
12. Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya. (QS. 55:12)
13. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:13)
14. Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar, (QS. 55:14)
15. Dia menciptakan jin dari nyala api. (QS. 55:15)
16. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:16)
17. Rabb yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Rabb yang memelihara kedua tempat terbenamnya 1443. (QS. 55:17)
18. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:18)
19. Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, (QS. 55:19)
20. antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing 1444. (QS. 55:20)
21. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:21)
22. (Dari keduanya keluar mutiara dan marjan. (QS. 55:22)
23. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?(QS. 55:23)
24. Dan kepunyaan-Nyalah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung. (QS. 55:24)
25. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:25)
26. Semua yang ada di bumi itu akan binasa. (QS. 55:26)
27. Dan tetap kekal Wajah Rabbmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan (QS. 55:27)
28. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:28)
29. Semua yang ada di langit di bumi selalu minta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan 1445. (QS. 55:29)
30. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:30)
31. Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin. (QS. 55:31)
32. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:32)
33. Hai jama’ah jin dan manusia,jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan”. (QS. 55:33)
34. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:34)
35. Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (daripadanya). (QS. 55:35)
36. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:36)
37. Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak. (QS. 55:37)
38. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:38)
39. Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya. (QS. 55:39)
40. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:40)
41. Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandanya,lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka 1446. (QS. 55:41)
42. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:42)
43. Inilah neraka jahannam yang didustakan oleh orang-orang berdosa. (QS. 55:43)
44. Mereka berkeliling diantaranya dan diantara air yang mendidih yang memuncak panasnya. (QS. 55:44)
45. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:45)
46. Dan bagi orang yang takut saat menghadap Rabbnya ada dua surga 1447. (QS. 55:46)
47. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:47)
48. kedua surga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan. (QS. 55:48)
49. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:49)
50. Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang mengalir. (QS. 55:50)
51. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:51)
52. Di dalam kedua surga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasang-pasangan. (QS. 55:52)
53. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:53)
54. Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutra (QS. 55:54)
55. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:55)
56. Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin (QS. 55:56)
57. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:57)
58. Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan (QS. 55:58)
59. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:59)
60. Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula). (QS. 55:60)
61. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:61)
62. Dan selain dari surga itu ada dua surga lagi 1448. (QS. 55:62)
63. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:63)
64. kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya. (QS. 55:64)
65. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:65)
66. Di dalam kedua surga itu ada dua mata air yang memancar. (QS. 55:66)
67. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:67)
68. Di dalam keduanya ada (macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima. (QS. 55:68)
69. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:69)
70. Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik. (QS. 55:70)
71. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:71)
72. (Bidadari-bidadari yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah. (QS. 55:72)
73. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:73)
74. Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. (QS. 55:74)
75. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:75)
76. Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani yang indah. (QS. 55:76)
77. Maka ni’mat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. 55:77)
78. Maha Agung nama Rabbmu Yang Mempunyai Kebesaran dan Karunia. (QS. 55:78)

Tulisan dan Pendapat Saya Mengenai Jodoh Setelah Menikah (Mei 2015)

Saya pastikan untuk anda yang belum Menikah bahwa menikah bukanlah hal buruk, dengan menikah anda tidak akan mati, tidak ada fakta yang membuktikan bahwa menikah hanya di 3 bulan pertama karena saya hampir 1 tahun dan itu tidak terbukti.

Menikah itu adalah Jodoh, tapi Jodoh belum tentu menikah. Banyak hal yang perlu dijelaskan mengenai hal ini dan tidak mungkin dijelaskan jika anda tidak mengalami menikah. Saran saya cobalah untuk membuka hati, cobalah untuk menerima bahwa semua orang adalah sama, tidak ada yang kaya atau miskin, tidak ada yang pintar atau bodoh, tidak ada yang memiliki jabatan, gelar hanya atribut, kekayaan adalah kosong, biarkan hati anda menentukan, jangan lupa berdoa

Orang lain yang tidak menjadi pasangan anda bukanlah tidak baik, bukan pula buruk ataupun salah, mereka adalah baik dan terbaik baik jodoh mereka sendiri, jangan lupa doakan kepada calon-calon pasangan anda untuk menjadi orang yang baik dengan pasangannya, jangan lupakan untuk mendoakan mantan pacar ataupun teman anda untuk mendapatkan jodoh terbaik. Karena setelah anda menikah anda akan mengetahui bahwa harta ataupun jabatan tidak ada artinya, apalagi hal lain yang bersifat materi.

Jangan takut untuk menikah karena anda tidak akan miskin karena menikah carilah orang yang mau kepada anda saat anda datang ke rumahnya, karena bagi saya pribadi “jodoh adalah wanita yang menerima lamaran kita saat datang kerumahnya”, jika tidak mau maka jangan dipaksakan cari lagi yang lain yang mau menerima anda apa adanya (ada mobil, rumah, tanah, deposito hahahahahah bcanda). Berusaha adalah dianjurkan dan diwajibkan tetapi jodoh tidak hanya masalah anda tapi juga keluarga.

Tulisan saya sebelum menikah tidaklah salah dan saya telah membuktikannya, saya tau jika anda mungkin mencintai banyak orang, saya juga tau anda memiliki mantan atau yang lain saat anda menikah nanti, tapi jangan kuatir hal itu tidak menjadi masalah karena hati adalah dalam, manusia adalah milik Allah apalagi hati yang hanya sedikit bagian dari manusia. Berdoalah dan bertebaranlah di muka bumi, pegang teguh agamamu dan jangan menyakiti orang lain

Jika anda mencintai orang maka katakanlah sejujurnya tentang diri anda, datanglah kerumahnya, bertemulah dengan Ibunya, ceritakanlah tentang diri anda, jika Ibunya menolak maka bersabarlah mungkin itu bukan jodoh anda meskipun menurut anda itu adalah rasa cinta, bersabarlah, dan bersabarlah untuk ketiga kalinya. Jika anda tidak kuat maka menangislah itu takkan menjadikanmu hina, jika tidak bisa maka diamlah. Kadang sesuatu itu datang saat kita selangkah pergi ataupun jauh dari hal tersebut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s