Do Something

Aku menulis judul tulisan ini tanpa menggunakan “s”, atau akhiran yang menunjukkan bahwa hal itu adalah banyak😀, ya jelas memang tujuannya “kerjakan sesuatu”, saya tidak menuliskan “kerjakan semua sesuatu”. Kebanyakan tulisan orang lain jika menuliskan sesuatu maka yang dimaksud adalah “kerjakan semuanya”. Tapi kalau saya berfikir lebih sederhana, yaitu kerjakan satu dulu.

Bagi saya “do” adalah mengerjakan dengan sifat yang pasti, atau dikerjakan beneran wkekekeke, jadi udahlah gak perlu berfikir lama lama jika kita memang ingin mengerjakan sesuatu, cukup anda berfikir sekali, kerjakan dahulu, dan jika ada kesalahan maka itu adalah jawaban dari pertanyaan anda mengenai keraguan anda sebelumnya.

Jika saya berkata keraguan melakukan sesuatu berarti sudah dipastikan ada sedikit ketakukan didalam hati anda mengenai sesuatu tersebut, misalkan “kalau nanti terjadi A, bagaimana?”, “nanti dijalan kalau ada B?”, “nanti kalau ada kecelakaan gimana?”, “nanti kalau ada kalau gimana?”. Yup jika keraguan seperti ini masih terus ada difikiran anda maka sulit bagi anda untuk do something. Anda cukup berfikir sekali dan kerjakan.

Ketakutan adalah upgrade dari keragu raguan, jika anda telah ragu dan menumpuk maka yang ada hanyalah ketakutan. Bagi saya ketakutan adalah masa depan yang mungkin tidak terjadi. Jadi jika kita berfikiran logis, maka dalam hati kita akan terbesit “belum terjadi ngapain dipikirin?, yang udah terjadi aja bikin pusing?” bener gak?😀

Jika ada sudah tidak memiliki keraguan dan ketakutan, maka sebaiknya anda mantapkan tujuan anda. Apakah benar tujuan anda adalah A? atau B? yup harus anda luruskan dulu tujuan tersebut. Kapal ini akan mengarah kemana jika nahkodanya adalah anda?

Detilkan tujuan tersebut adalah langkah selanjutnya setelah tujuan anda telah mantap, usahakan kapan, dimana, dengan siapa, apa, bagaimananya harus detil. Kalau bisa ditulis supaya anda tidak lupa akan tujuan anda. Secara logis perencanaan yang baik yang telah ditulispun bisa tidak terlaksana, apalagi tujuan yang tidak direncanakan, benar gak?

Sinkronisasi semua tujuan anda adalah tahap selanjutnya, karena saya yakin anda memiliki banyak tujuan di dunia dan di akhirat. Anda tidak mungkin menulis tujuan dunia saja, atau akhirat saja. Bagi saya semua tujuan yang anda miliki harus sinkron, jangan sampai tumpang tindih. Bulan ini dapat apa?, bulan depan dapat apa?, bulan ini kemana?, bulan depan kemana?, bulan ini hafal surat apa?, bulan depan hafal surat apa?. Yup jika semua anda tulis malah lebih baik.

Setelah anda tulis semua, maka anda action dengan membuat jadwal bulanan, mingguan, dan harian untuk tujuan tersebut. Anda akan berfikir sungguh nerd bener gini aja ditulis. Tapi yakinlah jadwal yang baik menunjang pelaksanaan yang baik. Awalnya anda akan merasa aneh, atau malah sampe tertekan dengan jadwal anda sendiri. Tapi jika sudah berjalan 2 bulan maka hal itu secara tidak sadar akan anda lakukan. Di bawah sadar anda akan tertulis seperti jam weker dikala pagi.

Selanjutnya terserah anda, anda lakukan atau anda biarkan menguap.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s