Jalan-Jalan Ke Pulau Sempu

Beberapa tahun yang lalu saya pernah bermain ke pulau sempu dengan beberapa orang teman saya, tepatnya cuma 5 orang. Itu kira kira 10 tahun yang lalu😀. cukup lama bukan? jika dibandingkan saat ini mungkin terdapat perbedaan yang sangat mencolok yaitu banyaknya orang sekaligus sampah yang ada disitu, menyeramkan.

Kemarin saya ke sana kembali sekedar untuk mengisi waktu luang dengan teman-teman saya yang lain. Kami berempat berangkat dari Malang kota pukul 2.15 siang dan sampai di sendang biru pukul 4.30. Rata-rata 2,5 jam perjalanan dari kota Malang menggunakan sepeda motor, mungkin kalau mobil lebih lama 15 menit karena jalan cukup kecil jika terdapat truk pengangkut ikan.

Perjalanan Dari Malang Ke Pulau Sempu

Jika anda seorang backpacker sejati maka anda harus mencoba naik angkot dari terminal Arjosari ke Terminal Gadang, menggunakan angkot Jurusan Gadang (AG, GA, AMG) atau dari Terminal Landungsari (LDG, LG, GL asal bukan MSG😀 ). Setelah anda sampai di Terminal Gadang anda bisa naik Bis ke arah Dampit, atau naik angkot juga bisa. Anda turun di Pasar Turen kemudian naik angkot jurusan Sendang Biru. Yang lama disini ini jika anda naik angkot, anda menunggu sampai penumpang penuh karena perjalanan yang panjang dan berliku wkekekeke tapi tidak seperti liku liku kehidupan kok. Kira kira bisa 3 jam anda menggunakan angkot ini hingga sampai sendang biru, tergantung menunggu penumpannya lama gak di pasar turen itu, alias ngetem. Beda hal nya jika anda menggunakan kendaraan sendiri, anda bisa menghemat waktu hingga 2 jam, karena dari Kota Malang ke Sendang Biru hanya 2,15 jam, tapi cukup lelah juga.

Pantai Sendang Biru Ke Pulau Sempu

Sampe sendang biru yang anda lakukan adalah menemui dinas setempat, yang jaman dulu aku tidak pernah menemui dinas setempat. Tetapi langsung saja ke nelayan di sebelah kiri jalan itu, langsung tawar untuk bisa masuk pulau sempu. Tetapi setelah saya kesana yang diperlukan adalah ijin untuk memasuki sempu dari dinas. Untuk surat ijin harus minimal 10 orang, untungnya kami dapat kenalan 2 orang dari makasar, dan 4 orang dari surabaya sehingga pas 10 orang. Surat ijin membayar 50 rb, dan secara tidak langsung petugas menyarankian untuk menyewa perahu disaa itu juga, dan secara tidak langsung petugas menyarankan untuk pemandu wisata. wkekekeke, bagi orang dewasa sebenarnya tidak dibutuhkan pemandu, tetapi kebijakan terbaru menyarankan hal ini karena pulau sempu adalah wilayah konservasi hutan. Karena kita datang sore hari sehingga lebih banyak alasan untuk menghabiskan uang kami wkekeke, makanya kalau ke sempu mending anda sampe sendang biru pagi hari terus langsung naik perahu aja.

Di Dalam Pulau Sempu

Dulu waktu saya ke sempu, jalan untuk masuk tidak selebar ini dan masih banyak pohon sampe ke penginapan wkekeekekek, sekarang jalannya ini udah lebar, pohon udah gak ada alias tambah dikit, udah ada tempat parkir luas untuk sepeda dan mobil. dulu waktu kesini gak ada parkiran lebar kayak gini. Penjual makanan pun telah ada pada pagi hari, dulu saya tidak ada sama sekali penjual makanan di pantai seberang pulau sempu ini. Sekarang mah beda banget, jalan masuk aja ditarik 30 ribu, aku juga tidak tau itu tarikan apa, katanya sih sepeda. Diparkiran ternyata juga ditarik lagi 30 ribu wkekeke fiuh. Perahu 100 rb, kalau ada pemandu 150 ribu wekekekek, semakin gak logis.

Dilain pihak sampah di sempu semakin banyak, bahkan di telogo anakan banyak sampah dipendam, banyak yang bakar bakar, dan tidak ada penjaga di malam hari yang khusus melarang orang membakar apapun di area konservasi. Kami sendiri adaalah orang ekstrim, kami tidak membakar kayu pada malam hari, tidak menebang kayu pada malam hari, kami hanya membawa tas berisi makanan, kresek, dan botol minuman. Sampah juga kami bawa pulang tidak kami buang di telogo anakan. Gambar dibawah ini menunjukkan kami tidak membawa tenda, tidak membakar apapun, kami hanya tidur dengan duduk dibawah pohon selama 3 jam dari jam 1 dini hari sampai jam 5 pagi, kami tidak menyesal karena ini yang kami cari. Malah teman saya memakai kresek untuk menghindari hujan😀.

.IMG-20130915-00082 IMG-20130915-00084

Gambar diatas memang tidak jelas, tetapi dapat menjadi perbandingan jika anda ke sempu sendiri bersama rekan seumuran anda, alias tidak membawa anak anak dan orang tua lanjut usia, anda tidak perlu membawa apapun bisa😀. Perjalanan di dalam pulau sempu sedikit menyenangkan karena bukan jalan setapak datar, melainkan ada relief karena banyak akar pohon bakau. Tetapi hari ini tidak sebagus di masa yang lalu, karena jalan telah menjadi lebar dan akar akar banyak yang rusak karena sering dilewati, sehingga rugi jika hari ini anda tidak pernah ke sempu. Perjalan di dalam pulau sempu seperti gambar dibawah ini :

IMG-20130915-00160 IMG-20130915-00173IMG-20130915-00169 IMG-20130915-00156

IMG-20130915-00182 IMG-20130915-00168

Gambar diatas adalah contoh perjalanan di dalam pulau sempu, jalan ini adalah jalan yang seharusnya dilewati semua orang untuk ke arah telaga anakan, ya tentu saja telah aman karena telah dilewati banyak orang. Anak-anak dan orang tua juga bisa ikut dimari. Perjalanan malam hari adalah 2 jam dan pagi hari atau siang hari bisa 1 jam. Tidak terlalu menyulitkan dan cenderung menyenangkan kok. Sebenarnya aku sendiri sedikit kecewa saat datang di telaga anakan, karena tidak seperti dulu. Waktu saya dulu kesana telaga anakan gak ada orang sama sekali, cuma ada satu tenda saja pada malam hari, dan lainnya adalah saya dan teman saya. Hari ini penuh sesak dengan tenda pengunjung, atau mungkin ini dikarenakan hari libur, yaitu sabtu dan minggu. Dapat anda lihat seperti gambar dibawah ini :

IMG-20130915-00147 IMG-20130915-00104

Yup seperti 2 gambar diatas itu lah sempu hari ini wkekekeke, sangat tidak menyenangkan😀, tapi dari kekecewaan saya itu adalah hal yang dapat dibanggakan dari pulau sempu seperti dibawah ini :

IMG-20130914-00079 IMG-20130915-00116

IMG-20130915-00149 IMG-20130915-00158

Keren kan?😀, rugi kalau belum kesana mas bro, langsung berangkat aja jangan lama lama mikirnya, gak perlu uang banyak kok kalau anda sampe disana pagi hari, parkiran ada, sepeda atau mobil? ada semua. Makanan juga murah saat deket pantai. Mie ayam aja tetap 5000 rupiah, Krensengan cumi malah cuma 10 rebuu sama kopi hitamnya, wilayah sendang biru masih murah kok. Kalau nunggu sepuluh tahun lagi, jalan setapaknya mungkin udah jadi rata dan gak ada akar bakau di jalan setapak, karena udah rata sama jejak orang orang yang masuk situ setiap hari. Sebagai bonus tak kasih item kami selama di sana, sangat sederhana gak perlu tenda atau kasur.

IMG-20130915-00134 20130914_190519

Dana Yang Dibutuhkan Sampai Pulau Sempu

Bensin : 20.000 IDR pulang pergi (maksimal wes)

Masuk : 15.ooo IDR untuk satu sepeda (2 orang)

Parkir : 10.000 IDR untuk satu sepeda

Perahu : 100.000 IDR pulang pergi (untuk 10 orang)

Ijin : 50.000 IDR (untuk 10 orang)

Makanan : Bawa dari rumah aja

Mie Ayam : 10.000 IDR (2 porsi untuk satu orang😀, makanan wajib, tapi bukan hal wajib bagi anda untuk sampai sempu wkekeke)

Perjalanan

Pake apapun bisa, cenderung mudah kok sampe ke sendang biru. Ikuti penunjuk aja ke arah sendang biru pasti sampai. Pake kendaraan apapun dari kota pasti sampai, kalau becak janganlah, kasihan yang dibelakang😀. Dari kota malang kira kira 2,15 menit menggunakan sepeda dalam kondisi normal tidak macet tidak ada kecelakaan apapun di jalan. Secara umum lancar. Gua Cina dan bajul mati juga ikuti arah ini pasti sampe, ada arah penunjuknya kok.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s