Ambruknya Lehman brothers (citybank / bank swasta tidak dapat dipercaya)

Semua pasti sudah mengenal Lehman brothers yang baru baru ini mencuat di permukaan, tentang banyaknya investasi dalam negeri yang telah bernilai nol yang membeli notes Lehman Brothers dari Bank Citybank. Permasalahan disini sebenarnya terletak pada Citybank sebagai penyalur kertas kertas mahal tersebut yang disebut Lehman sebagai “4.xx ……saking kerene sampe lupa aku…….” . Karena jika di Indonesia permasalahan tidak hanya pada proses penjualan dan kontrak, melainkan pada kepercayaan masyarakat terhadap instansi. Malah bisa juga masyarakat tidak percaya lagi kepada Citybank, selaku penyalur atau istilah masyarakatnya distributor produk Lehman yang sedang marak membuat gerah masyarakat kaya di Indonesia tersebut. Kasusnya mengapa Citybank tidak memberi tahu kepada calon pembeli bahwa uang yang di investasikan akan aman, mengapa penjelasa hal tersebut ada pada saat nilai keuangan nasabah sudan menjadi nol.

Kantor pusat Lehman Brothers di Sixth Avenue, New York City, 14 September 2008 (Bangkrut)

Menurutku ini peringatan kepada masyarakat Indonesia untuk tidak mengikuti program yang dia sendiri tidak mengetahui atau tidak ada kontrak dengan jelas. Menurut yang saya baca, korban dari Lehman dan Citybank bukanlah orang bodoh. Kebanyakan dari mereka adalah ekonom, akuntan, pengusaha, dari orang awam yang sering bermain dengan modal. Bagaimana hal ini bila merembet ke dana yang lebih kecil? seperti puluhan rupiah?

Hal tersebut bisa saja terjadi, seperti yang dilakukan AIG di Indonesia. Tetapi AIG berbeda banget dengan “notes yang namanya keren banget tersebut”. Karena AIG merupakan perusahaan asuransi terbesar di Amerika Serikat, dan telah mendapat suntikan dana dari pemerintah AS. Di indonesia sendiri AIG menjual kepada masyarakat umum dengan aturan persemester. Dengan nilai awal 3 juta persemester dan seterusnya tergantung kemampuan nasabah, dengan aturan adalah pembelian saham asuransi berbentuk investasi. Mendinglah kita maen aman apalagi untuk modal yang tidak bernilai milyaran. Karena secara keseluruhan tingkat masyarakat Indonesia terhadap hal hal tersebut masih rendah, wong orang pinter aja dikibulin apalagi orang bener bener awam. Wong dana Milyaran ama Trilyunan aja ndak kembali, apalagi yang coba coba dengan uang cuma ratusan juta. Kalo udah masalah gini ndak ada lagi yang banggain diri, semua kena. Meski Indonesia berimbas tidak lebih dari 0,1 persen.

berbagai sumber : google, kompas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s