Sombong

Apa yang kalian sombongkan?

Apakah kekayaan? hingga kalian menganggap teman kalian tidak berharga

Apakah emblem di kemeja kalian?, yang kalian sendiri dianggap tidak berharga oleh atasan kalian.

Apakah pekerjaan kalian?, pegawai negri pegawai swasta dengan gaji tidak lebih dari 3 juta.

Apakah pendidikan kalian?, yang kalian sendiri tidak dapat mempertanggun jawabkan hasil belajar kalian.

Ataukah kesempurnaan fisik?, fisik yang tidak berisi di kepala.

Sungguh idiot yang menganggap pangkat, pendidikan, kekayaan, kesempurnaan adalah entitas yang layak untuk disombongkan! Pikirkanlah arah dan tujuan.

Published in: on August 30, 2009 at 6:42 pm Leave a Comment
Tags: ,

the inspiration!

Pernahkah tulisan kita dijadikan inspirasi oleh orang lain?, atau yang paling sederhana adalah “Pernahkah kita benar benar menghargai terhadap hasil tulisan orang lain?. Mungkin tidak semua dari kita yang dapat dengan jujur mengakui bahwa kita tersinspirasi oleh tulisan orang lain, yang orang lain tersebut tidak kita kenal sama sekali. Saya mengalami hal tersebut, dan saya sangat menghargai mereka yang menuliskan blog saya sebagai sumber inspirasi mereka. Dari jejaring pertemenan ataupun dari blog. Judul yang saya tulis diatas : —–>

“the inspiration!”

adalah judul yang ditulis oleh salah satu teman blog untuk link link sumber inspirasi dia. Sungguh orang yang  benar menghargai karya meski dia tidak mengenal dengan pasti siapa yang menuliskan karya tersebut. Selayaknyalah kita meniru teman kita yang satu ini ,,,,,,,

“Bila kita ingin dihargai hasil karya kita, salah satu jalannya adalah menghargai hasil karya orang lain”

Published in: on at 6:09 pm Leave a Comment
Tags: ,

Manajemen Waktuku

Sebenarnya dalam agamaku sudah benar benar dan banyak yang menjelaskan tentang waktu, atau berhadapan dengan waktu dengan berbagai dahlil dan surat yang menyertainya. Salah satunya adalah “Demi Masa”, demi masa bisa berarti waktu. “Demi malam”,  “demi siang”, “saat tergelincirnya matahari”, dll… Sangat jelas bahwa waktu sangatlah penting, bahkan dibuat satu surat sendiri di dalam alquran.

Demi masa, …..

Aku sudah mengerti hal tersebut, tetapi aku sendiri masih blum bisa mengatur waktuku. Mengatur waktu sebagai pekerja, sebagai pengajar, sebagai musisi (kalo ada yang mau mengakui aku sebagai musisi, hehehehhe), sebagai anak, sebagai keluarga, sebagai kekasih seseorang, sebagai murid, sebagai hamba, sebagai teman, sebagai anggota ekosistem alam.

Entah orang bisa menganggap aku memiliki berbagai macam pekerjaan, berbagai macam komunitas kutemui, berbagai macam musuh kutemani, berbagai macam masalah kulalui. Tetapi dengan berbagai tanda kutip tersebut aku masih belum menekuni satu bidang secara maksimum. Semua hal itu karena kurangnya aku dalam memanajemen waktuku dengan benar, kurang bisa menghargai waktuku dengan baik. Menurutku “Bila kita blum bisa memanajemen waktu kita sendiri, berarti kita blum bisa menghargai berbagai bidang yang kita jalani”. Mohon maaf untuk semua rekan, sahabat, teman, saudara, tetangga, keluarga, komunitas yang terkena dampak dari kesalahan manajemen waktuku. Semoga semua orang yang dekat denganku adalah saudara untuk hari ini, esok nanti, serta saat hari perhitungan kelak.

Published in: on April 12, 2009 at 12:18 pm Leave a Comment

Pelajaran Bagi Pelamar Pekerjaan

Pernah lihat gak perusahaan sekelas propinsi tidak ada customer service terpusat untuk satu gedung dan untuk seluruh informasi yang dianggap penting untuk hari ini?,,,, yang ada cuma satpam di depan lift… aku pernah liat pas aku kesalah satu dealer kendaraan roda dua di surabaYa tepatnyA di  jalan basuki rahMAt surabHyA,,, minggu ini tepatnya hari senin kemaren,,,, ceritanya gini<.

Aku dipanggil tes kerja pada hari rabu sebelum tanggal merah minggu kemaren, terus aku ikut tes. Ntah berapa tes, kalo ndak salah makan waktu berjam jam dengan sistem gugur. Setelah ada yang gugur dan kebetulan saya tidak dinyatakan gugur hingga waktu tes habis, maka saya pulang dengan selamat… Tidak selang beberapa hari saya dipanggil tes interview lagi untuk hari sabtu (3 hari setelah tes 1), terus hari diganti 2 hari kemudian yaitu hari senin. Aku datang hari senin di kantor itu dan bertemu dengan satpam di depan lift, terus saya ngomong ” Pak saya dipanggil untuk interview ke Pt bla bla bla, terus saya disuruh ke lantai 4. Di lantai 4 saya tanya ke salah satu pegawai, katanya suruh tunggu. Setelah saya menunggu 10 menit , terus dia bilang gini,”mas ke lantai 5 aja mas”. Setelah saya ke lantai 5 saya ditemui pegawai lagi, dan disuruh nunggu hampir sjam. Terus blum sejam pegawai lantai 5 tersebut ngomong ke aku kalo dilantai 5 tidak ada lowongan. Sontak aku langsung kaget, ” lho mbak kok ndak dibilangi dari tadi?”. langsung saya turun ke lantai 1 lagi. Tanya satpam, apakah tidak ada pesan dari atasan?, kata dia “lho sampeyan udah ada janji apa belum?” . wah ini tercium bau tidak beres ini. Ternyata setelah saya tanyakan seluruh gedung tuh beda koordinasi dan tidak ada customer service untuk satu gedung. malah kayaknya informasinya tidak terpusat. Batinku ” ini dealer tingkat propinsi atau tingkat kelurahan ini.”.>

Yang perlu di garis bawahi ya? pada hari sabtu kemaren, tepatnya hari sabtu waktu aku dipanggil tes kedua. Ada iklan di koran jawapos bahwa dibutuhkan pegawai di perusahaan tersebut. Iklan yang dipasang adalah iklan sama seperti saya waktu melamar, atau kalo beda mah tidak 100%.  Pertanyaannya adalah, mengapa ada iklan lagi jika tes yang lalu belum diselesaikan? apa cari cewek cantik ya? ehheheheh bener perusahaan ndak jelas. Pelajaran bagi job seekers ” jangan asal mengirim lamaran pekerjaan, meski merupakan perusahaan tingkat propinsi.” Kalo sudah gini ndak usah diulangi lagi dah….

Published in: on April 2, 2009 at 7:08 am Leave a Comment
Tags: , ,

Prioritas

Menurutku prioritas adalah sesuatu yang dianggap penting, sesuatu yang didahulukan. Semua orang pasti memiliki prioritas,,, entah itu prioritas dalam bekerja atau dalam menuntut ilmu. Prioritas juga tidak jauh dari tujuan, dapat berati tujuan hidup atau cita cita. Yang sering jadi pertanyaan adalah, sejauh mana setiap orang menentukan skala prioritas tujuan hidup atau cita cita (banyak orang menganggap cita cita bila sudah dewasa adalah kekanak kanakan, meskipun cita cita merupakan impian, dan impian adalah bagian dari kehidupan, dan orang yang tidak mempunyai impian adalah orang yang blum merasakan kehidupan)

Seringkali prioritas rancu ditengah jalan, semakin melebar dan melebar. Dan kita tidak menyadari hal tersebut karena telah terjebak dengan keseharian, dan suatu saat kita tertegun, kemudian disaat yang laen kita menyadari kita telah jauh dari prioritas. Tak jarang dilemapun terjadi, keinginan untuk mendahulukan sesuatu berbenturan dengan aktifitas kita yang laen, keinginan untuk melakukan berbenturan dengan tanggung jawab keilmuan, keinginan untuk melakukan sesuatu berbenturan dengan tanggung jawab kemasyarakatan. Entah bagaimana kita menyikapi hal tersebut?

Orang bilang “fokuslah pada prioritas!”, “Orang sukses selalu memikirkan prioritas”. Tapi menurutku orientasi yang terbaik adalah hari ini. Apa yang kita kerjakan hari ini seharusnya merupakan bagian dari skala prioritas kita masa lalu dan masa yang akan datang.

Published in: on March 29, 2009 at 1:21 pm Leave a Comment
Tags: ,

Adversity Quotient dan konsep Climbers – Campers – Quitters

Adversity Quotient dan konsep Climbers – Campers – Quitters

AQ merupakan kondisi seseorang untuk menerima tantangan, kondisi seseorang untuk menentukan pilihan, kemampuan seseorang menerima keadaan, bagaimana hingga sampai tujuan. Orang bilang AQ juga teman dari EQ dan IQ (hehehehehe dan QQQQ yang laen). AQ dapat dijelaskan dengan sederhana dengan hubungan Climbers Campers dan Quitters. Entah 3 hal tersebut di pandang dari sudut manapun, bisa dari waktu, tempat, posisi, ataupun keadaan.

Climber merupakan orang yang tidak pernah berhenti hingga mencapai tujuan, campers orang yang telah berhenti untuk beristirahat hingga memutuskan untuk berhenti selamanya, quitters merupakan orang yang memutuskan untuk berhenti. Hal ini berdasarkan pendapat AQ dari buku yang saya baca.

Bagiku, pengertian Climbers – Campers – Quitters tidaklah salah dan tidak pula seratus persen benar. Karena “semua orang dapat menjadi ketiga hal tersebut saat sedang menjadi salah satu dari 3 hal tersebut”. Bisa juga untuk mencapai suatu tujuan, keadaan memaksa untuk menjadi Quitter sementara atau memaksa menjadi Climber meski bukan gunung yang didaki. Kalaupun itu gunung, toh itu bukan gunung pijakan awal yang didaki. Jadi kita tidak bisa mengukur tingkat AQ seseorang secara pasti, karena selalu berubah setiap waktu. Meskipun bisa, hal itu merupakan kadar AQ pada saat dilakukan pengujian.

Menurutku AQ bukanlah Climbers, AQ bukan pula Campers dan AQ tentu bukan Quitters. Orang yang memiliki AQ yang bagus adalah orang yang dapat menentukan kapan menjadi Climber, kapan menjadi Camper, dan kapan saatnya menjadi Quitter.”

Published in: on March 22, 2009 at 12:25 pm Leave a Comment
Tags: ,

Pengemis Pengakuan di Kota Seribu Pengemis

Sebenere orang bilang ini adalah kota bunga atau kota pendidikan, tapi menurutku lebih tepat disebut kota seribu pengemis. Bukan memang banyak sekali pengemis di jalanan, tapi lebih kearah sudut pandang. Pengemis dari berbagai kalangan dan golongan.  Pengemis uang, pengemis makanan, pengemis recehan, dll. Tapi menurutku pengemis terburuk adalah pengemis pengakuan, hehehhehe aneh yo?. Yup meeeemang bener, *beberapa orang datang kesini untuk jadi pengemis pengakuan.

Ingin diakui sebagai pengemis (ehheheheh, ini paling jujur)

Ingin diakui sebagai penemu metode coding (mendingan dikit padahal bukan dia yang buat, disini orang nyontek diakui ya ? wekekeke)

Ingin diakui sebagai pekerja serius (kerja sambil tiduran aja serius?)

Ingin diakui sebagai Wirausahawan berpendirian (mulai usaha aja ndak pernah, boro boro punya usaha sendiri. kebanyakan rencana kali)

Ingin diakui sebagai orang yang berhasil (waduh kerjanya aja cuma pamer mau berhasil gimana?)

Ingin diakui sebagai orang yang suka menolong teman (bantu temen cuma sekali terus kecenthok akhirnya ndak bantu lagi, gitu suka menolong ya?)

Ingin diakui sebagai leader (kerja sedikit aja maunya kelihatan, omong kosong)

Ingin diakui sebagai scientist (cuma showUp doang atau emang bener bener kasih tutorial?)

Ingin diakui sebagai musisi (cuma penyanyi di kelas aja musisi? gayanya aja kayak nidji tapi skillnya kayak muji sang tukang pijat gigi)

Ingin diakui sebagai mahasiswa (kuliah aja ndak pernah, pulange pagi trus kerjane ym-an doang. mana bisa kelar? )

Ingin diakui punya banyak temen (banyak temen apa suka gonta ganti pasangan?)

Ingin diakui baik hati dan tidak sombong (namae ini udah narzis puol end ndak bisa diobati)

Ingin dihargai orang lain (Menghargai orang laen aja ndak pernah, boro boro dapat pengakuan dari orang laen)

(* = aku ndak tau dalam satuan, ratusan apa ribuan)

Published in: on January 11, 2009 at 8:05 pm Comments (2)
Tags:

Nine In The Afternoon

Ada yang mengatakan jam sembilan di pagi hari MATA KITA SEBESAR BULAN, hehehehe bisa juga tapi aneh juga dan juga bikin ketawa. Bener juga yang dikatakan band ini, mata kita emang pada melek meleknya. Maksudnya pada pagi hari ini semua orang pasti kembali ke pekerjaannya, entah mereka jadi apa atau apapun mereka. Yang jelas pagi hari emang menandakan sesuatu yang baru atau bisa disebut sebagai kelahiran baru (NEW BORN). Yah kalo bisa setiap hari, setiap pagi kita mempunyai inspirasi baru. Petikan lirik mereka adalah sebagai berikut :

Back to the street,
Down to our feet,
Losing the feeling of feeling unique,
Do you know what I mean?

Back to the place,
Where we used to say,
Man it feels good to feel this way,
Now I know what I mean.

Back to the street, back to the place,
Back to the room where it all began,
Back to the room where it all began,
‘Cause it’s nine in the afternoon.

And your eyes are the size of the moon,
You could ’cause you can so you do,
We’re feeling so good,
Just the way that we do,
When it’s nine in the afternoon.

Published in: on October 28, 2008 at 2:04 am Leave a Comment
Tags: ,

Band

Band biasa disebut dengan persaudaraan dan persahabatan. Pernah melihat film band of brother gak?, seperti itulah yang dimaksud band. Bagiku band bukan hanya menunjukkan gagahan menjadi pemain musik, atau kumpulan anak band :) hehehehe. Omong kosong anak band kalo ndak tau arti kata band sebenarnya, mending anak seperti itu menyendiri di kamar dengan baca not balok aja ( back to lesson one :p ). Berat banget kehilangan salah anggota dari band, entah itu band bidang musik, band di bidang komputer, atau band di bidang kriminal (yang terakhir jangan di jadikan patokan heheheheh).
Kalo orang biasa menyebut team work, aku menyebutnya band. Team work tidak mengedepankan persaudaraan dan persahabatan. Bagiku team work ada hanya karena dia butuh seseorang untuk menyelesaikan pekerjaan, seperti bentuk keegoisan yang terselubung. Beda bila kita menyebut kata band band, semua anggota dalam band mempunyai tujuan yang sama tanpa memperhatikan hasil yang diperoleh setiap personal, saling mengerti dan memahami. Saat ini jarang sekali ada band yang benar benar band. Meskipun kata yang tertulis adalah band, entah itu band musik atau yang laen. Yang ada adalah bentuk keegoisan yang terselubung.

Tak ceritain ya yang kualami dengan band.

Sekarang bingung soale 3 dari 5 temenku telah berhenti dari band, dan yang tersisa memakluminya. Soale dari mereka SMA sudah membentuk yang kami sebut dengan band musik (hehehehehe sok keren ah wong band tingkat kampung aja). Yeee bukan masalah besar kecil nama sebuah band lah. Tiga temenku yang memutuskan berhenti dikarenakan konsentrasi dengan pekerjaan, meskipun maen musik bagiku tak mengganggu pekerjaan atau kuliah, tapi ya gimana lagi sedih deh. Aku pernah kehilangan kekasih, tapi kehilangan saudara beda bobotnya (pirang ton iki? ). Yang akan berat banget hari esok, wedew betiga doang. Awalnya kebentuk sebenere aku sudah kuliah seh, mereka doang yang masih sma (tua dewe aku). Tapi ndak masalah, wong masih imut kok hahahahaha. Terus keterusan maen ke tempat tempat prostitusi (eh sori – tempat musik, hiburan malam, resto dll). Waktu kuliah berat banget, ip ku sampe ancur banget. Pernah IP ku sampe satu koma gara gara satu semester jarang ngerjain tugas. Orang bilang seh darah muda soale menggebu nggebu, tapi menurutku lebih dari itu seh. Begitulah banyak kejadian sebenerere, males kalo cerita terus (kapan kapan wae kalo postingan ini banyak yang tertarik). Dan begitulah Mrotoli terus sampe tinggal ini. Pasti kusempetin kok benerin ini band lagi, aku ndak mau mati di tengah jalan.

Intinya : buatlah team work seperti band, anggap mereka saudara meski mereka meremehkanmu, meski mereka tidak menyukaimu. Kalo udah merasa band nyesel banget bagian dari
team work ilang satu, pokok e jangan mati di tengah jalan, Mati aja kalo udah maksimal hehehehehehe (emange tau gak batas maksimal ? ). Kalo emang udah maksimal, ya udah kita tunggu aja / we wait (yee kayak namae temenku yang maling ayam hehhhwwee sori ya, guyon tok)

Published in: on October 26, 2008 at 12:03 am Leave a Comment
Tags: , ,

Hukum Murphy

Hukum-hukum Murphy yang dilontarkan oleh Edward Murphy yang intinya:

  1. Jika ada yang sesuatu yang berpotensi salah, maka hal itu akan menjadi salah
  2. Semuanya memakan waktu lebih lama dari seharusnya
  3. Tidak ada yang sesederhana yang terlihat

Diartikan juga sebagai hukum sial. karena orang yang merasakan hukum ini dianggap merasa sial

contoh :

- komputer ngadat melulu, saat dipanggil tukang reparasi ternyata bisa

- Ingin menghindari macet malah kena macet

- Kunci selalu ada di meja, tapi waktu dibutuhkan malah kunci tak tau ada dimana

- teman waktu tidak dicari sering ketemu, waktu kangen berat malah sulit carinya

- waktu kenyang banyak makanan, tapi kalo lagi lapar laparnya malah ndak ada makanan

Kesimpulannya apa yang kita pikirkan bisa menjadi lurus atau terbalek, hukum ini dasare dari mana gitu???? tapi ya bisa bener juga. Aku juga bingung. Murphy ini kebanyakan nganggur sampe nyiptain hukum ini, cerdas cerdas.

Published in: on October 5, 2008 at 7:28 pm Comments (3)
Tags: , ,